The nice part about being a pessimist is that you are constantly being either proven right or pleasantly surprised. ~George F. Will, The Leveling Wind
Kok saya pesimis ya?
Memang sih puluhan anggotanya sudah ditahan, tapi mungkin ini cuma sekedar pelipur bagi mereka yang resah akan keberadaan kelompok penebar gelisah ini.
Jangan-jangan nanti mereka hanya dikenai pasal penganiayaan ringan saja…
Jangan-jangan dalam tempo singkat mereka akan dilepas dan kembali melanjutkan aktivitasnya…
Kalau seandainya keajaiban terjadi, dan organisasi beringas ini bubar, saya acungkan delapan jempol (empat lainnya pinjam punya orang) kepada pemerintahan SBY-JK, padahal selama mereka memerintah belum ada satu hal pun dari mereka yang membuat saya mengacungkan jempol…. Namun jangan-jangan setelah bubar mereka kembali bangkit dengan nama yang berbeda.
Dan hingga kini seorang panglima mereka, yang sebelumnya dengan “gagah berani” memimpin penyerbuan terhadap kelompok sarat wanita dan anak-anak, kini raib dari uberan polisi. Sebelum menghilang, ia sempat memberi syarat akan menyerahkan diri, asalkan Ahmadiyah dibubarkan.
Tampaknya sang panglima dan laskarnya beranggapan bahwa tongkat-tongkat yang mendarat di batok kepala aktivis-aktivis kebangsaan itu, “digerakkan” oleh pengikut Mirza Ghulam Ahmad, sekalipun pada saat itu tongkat tersebut berada erat di genggaman tangan mereka sendiri. Layaknya seorang pemerkosa yang menyalahkan korbannya karena dianggap telah memprovokasi birahinya.
Kembali ke topik…. dengan pesimis saya bertanya: akankah gerombolan binal ini benar-benar bisa dibubarkan? Atau kejalangan mereka akan terus berlanjut? Akankah muncul “korban-korban perkosaan” baru yang justru dituduh sebagai biang keladi dari malapetaka yang menimpanya?



Gw cuma bisa bilang “Semoga…”
Kalo preman sok nganggep diri pahlawan kayak mereka gitu terus dibiarkan gentayangan menebarkan kekerasan, mo jadi apa bangsa ini??
Saya ikutan pesimis juga.
BTW, dibubarkan pun, dalam beberapa waktu akan muncul organisasi yang sama dengan label baru.
sepakat sama geddoe. kalaupun bubar, pasti bakal nongol yang sejenis…
semogah sajah.. segala kekerasan dimuka bumi inih dihapuskan.. ^^
Ini Kunderemp pakai login ibunya…..
Nice analogy….
Tapi aku sendiri kayaknya kelewatan.. sigh…
aku terlanjur mencap FPI kafir di saat aku marah karena temanku ada yang membela tindakan FPI. Untuk menarik kata2ku, kayaknya gak mungkin karena tiap kali aku merenung, aku punya alasan kuat untuk mencap seperti itu. Sigh..
Ternyata gak enak mengafirkan orang.
Sisi positifnya, punya pembenaran buat bertengkar, buat menghalalkan darah.
Sisi negatifnya… hati ini dipenuhi rasa bersalah berhari2 bahkan saat aku mengetik ini
sama, pesimis. kalopun bubar, tinggal bikin lagi dengan nama baru. gitu aja kok repot
dan ketika gue menunjukkan ayat-ayat Quran dalam debat lewat e-mail ke teman gue, dia bilang
“jadi sekarang antek asing sudah mulai berani menyitir ayat-ayat Quran untuk ideologi mereka”
Naudzubillah min dzalik.
Ayat Quran untuk mencegah mereka melanggar batas pun disangkal. Apakah namanya kalau bukan kafir?
Fiuh, jadi siapa yg salah ketika saya memperkosa mba2 cantik manis bahenol yg ga sengaja lewat didapan saya dan dengan bibir manisnya berkata “permisi mas”?
Dan ups dia mengenakan hipster dan kaos ketat.
Ada beberapa kemungkinan:
1. Mba tadi adalah suruhan orang2 yg tidak senang sama saya.
2. Media yg telah memberitakan kejadian perkosaan saya thd mba tadi, dan secara sepihak menampilkan kesedihan dan putus asanya si mba yg kesuciannya terenggut.
hmmm, tapi yg pasti dan POKOKnya:
si Mba salah!!! karena dia manis, cantik, bahenol, dan pake hipster dan kaos ketat lewat didepan saya!!!
@emyou: mo jadi apa bangsa ini? mo mengalami dark-age mungkin


tapi hati2, ntar ada yg salah sangka kalau anda seperti itu…
@Geddoe & cK: sepakat…
@Ratutebu: tos dulu ah
@Kund: hehehe… boleh saja mencap orang itu sesat, tapi kalo sampe menghalalkan darah, ya janganlah… ntar apa bedanya kita dengan mereka?
@Kund #2: orang emang cenderung mendahulukan ego-nya baru menggunakan akalnya… itupun akalnya cuma digunakan buat menjustifikasi ego-nya (nyambung gak yah tanggapan gw?)
@Joyo: nice satire
organisasinya bisa bubar, idiologinya ya tetap berkembang, benanak pinak bercucu dll
@Joyo ga login
Kenapa ga menyalahkan Tuhan karena menciptakan makhluk sedemikian cantik seksi dan menggairahkan?? Ga berani?? hihihi…
*pura2 salah sangka*
Biarin. Selama hukum belum bisa ditegakkan. Preman-preman itu masih diperlukan.
*hidup preman*
Yaaa saya juga pesimis FPI bisa bubar, karena saya pikir penangkapan Ketua FPI dan segelintir kroco2-nya hanya sekedar penarik perhatian dari masalah kenaikan BBM yg lagi HOT2-nya saat itu.
Jadi kesimpulannya FPI nggak akan bubar…
NB : HIDUP FBI (Fans Berat Inul) ^^
pesimis oh pesimis… nyatanya gak bubar2 tho?
Hidup FPI,,Law gk ada FPI, mgkin pnyanyi dangduT udh joget telanjar djakarta,ky Inul,dewi parsik dll lah,membuat bnyak pmerkosa,,!FPI Gk bs dbubarin,wlpun kalian minta bntuan dr apapun.Slm FPI kaltim
FPI bukan preman..allahuakbar,maju terus fpi..